Popular Posts

Powered by Blogger.
Showing posts with label pemula. Show all posts
Showing posts with label pemula. Show all posts

Bisnis itu MUDAH, Mulailah bisnis anda sekarang juga, mulailah bekerja dari rumah

MASIH menjadi karyawan kantoran? Wah saya yakin Anda pasti sangat rugi. Kenapa rugi? Padahal gaji Anda besar dan banyak fasilitas dari kantor yang Anda dapatkan. OK, memang itu betul, tapi apa Anda merasa puas dengan pekerjaan yang selalu dipaksakan, peraturan-peraturan kantor yang serba mengekang dan keadaan dimana Anda dipekerjakan seperti sapi perah perusahaan. Mengapa Anda tidak memulai sendiri bisnis dan usaha Anda?
Coba perhatikan orang-orang di sekitar Anda, apakah mereka sepenuhnya puas dengan pekerjaan mereka di kantor? Kebanyakan teman-teman saya pun mengalami hal yang demikian. Pekerjaan di kantor yang berat, jadwal yang sangat ketat dan terutama tidak adanya motivasi untuk mengembangkan kemampuan Anda. Sulit rasanya untuk mengembangkan potensi diri jika Anda masih berkutat di dunia kantor yang kesemuanya serba ketat. Apa Anda tidak merasa jenuh dengan itu semua?
Saya sarankan jika Anda dan kita semua untuk memulai menjadi entrepreneur. Seseorang yang memiliki bisnis sendiri, mau mengembangkan usahanya sendiri dan dengan segala kemampuan yang dia miliki. Tidak sulit untuk menjadi entrepreneur yang handal dan sukses, yang perlu diperhatikan hanyalah keberanian mengambil kesempatan, ketelitian dan kerja keras.
Untuk saat ini, hal yang patut Anda coba adalah bekerja di rumah Anda sendiri. Anda dapat memiliki usaha dan bisnis yang Anda sukai di rumah dan menjalankannya dari rumah. Anda tidak akan kesulitan dengan masalah jadwal, peraturan dan sebagainya, karena pekerjaan Anda hanya berkaitan dangan Anda pribadi. Di samping itu, Andalah Bosnya, tidak perlu tunduk pada siapapun, kecuali diri sendiri.
Bekerja di rumah sendiri merupakan satu contoh bidang yang dapat Anda coba, dan masih banyak lagi yang lainnya. Yang paling penting adalah keuntungan yang Anda dapatkan pasti lebih jauh lebih besar ketimbang Anda bekerja sebagai karyawan di kantor. Seperti yang sudah saya bilang, bahwa Anda dapat memiliki usaha sendiri dan sekaligus menjadi bosnya, namun ada juga hal-hal lain yang menairk, seperti masalah waktu, kebebasan, pengembangan kemampuan diri dan gaji tentunya.
Berkaitan dengan waktu, yang paling menonjol pasti waktu kerja Anda. Tidak ada lagi aturan-aturan kantor yang mewajibkan Anda masuk pukul 9 pagi dan pulang jam 6 sore. Wah, capek sekali dong, duduk 8 jam di kantor. Belum lagi harus berurusan dengan sikap bos yang menjengkelkan dan tugas yang seabrek. Mana bisa Anda santai-santai. Capek yah. Makanya, pilihan memulai usaha sendiri adalah pilihan yang paling tepat. Tidak ada paksaan waktu dan sikap bos yang menjengkelkan.karena waktu kerja Anda bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Sebetulnya ada kaitannya juga dengan kebebasan. Anda tidak ada tuntutan waktu dan aturan kerja. Tidak ada kontrak kerja yang sangat memaksa. Bebas juga bagi Anda untuk berekspresi dengan pekerjaan Anda. Tidak ada batasan, karena batasannya adalah imajinasi Anda.
Bekerja di bawah pengawasan orang lain memperkecil kemungkinan bagi Anda untuk berkembang. Anda akan selalu merasa terkekang karena merasa bahwa potensi Anda lebih besar dari pada ini, dan kesempatan itu jarang dan bahkan tidak pernah ada.
Gaji besar bukan hanya sekedar impian. Jika di kantor, gaji besar hanya milik manager dan bos saja, semua mungkin sekarang bagi Anda. Semua yang Anda lakukan dapat langsung Anda nikmati hasilnya. Kerja langsung dapat reward-nya deh.
Banyak sekali kan kemudahan-kemudahan memulai usaha sendiri? Saya yakin banget Anda sudah bosan dengan keruwetan dunia kantor, jadi keluar saja dari pekerjaan Anda dan menemukan pekerjaan Anda sendiri yang jauh lebih menyenangkan dan menguntungkan. Kesempatan sangat terbuka bagi kita semua. Anda dapat belajar dari berbagai pengalaman yang ada dan beberapa training entrepreneur. Saatnya Anda berani melepaskan status Anda sebagai karyawan dan berubah menjadi bos.

6 hal yang wajib anda ketahui sebelum memulai sebuah usaha

Saya yakin pasti semua orang menginginkan memilliki sebuah usaha yang menghasilkan. Bagaimana tidak, semakin banyak saja usaha-usaha baru yang bermunculan, itu membuktikan mereka semua yakin dengan usahanya.
Apakah Anda juga mempunyai keyakinan dan keinginan yang sama seperti mereka?
Keyakinan untuk berhasil dan keinginan untuk membuka usaha. Apa saja yang perlu Anda ketahui sebelum Anda memulai bisnis dan usaha Anda? Untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai bisnis yang Anda inginkan memang cukup sulit, terkadang Anda harus mengalami jatuh bangun dalam usaha Anda sebelum Anda mendapatkannya, namun ada beberapa langkah yang perlu Anda perhatikan, diantaranya:

Membuat cadangan kas yang ideal
Membuat cadangan kas yang baik selalu membantu Anda untuk menentukan pilihan usaha apa yang akan Anda pilih. Semakin ideal cadangan kas Anda, semakin baik usaha Anda. Bagaimana untuk mendapatkan cadangan kas ini? Anda dapat menabung, melakukan investasi kecil, atau bunga deposit Anda.

Ketahui pengeluaran Anda
Anda akan membutuhkan modal yang cukup besar untuk memulainya, jadi jangan habiskan uang Anda untuk membeli barang-barang fashion saja. Mulailah dari sekarang untuk mengontrol keuangan Anda, simpanlah 30% dari pendapatan kotor Anda sebelum Anda habiskan. Ketahui jumlah pengeluaran Anda setiap hari, minggu, bulan dan tahun. Semakin baik Anda mengontrolnya, semakin baik usaha yang bisa dumulai.

Mengetahui resiko finansial
Ketahuilah berapa kira-kira Anda akan mengalami kerugian bila usaha Anda tidak berhasil. Pengetahuan ini akan membantu Anda menentukan langkah apa yang akan Anda ambil selanjutnya.

Gunakanlah kredit sebaik mungkin
Banyak orang takut menggunakan hutang. Hutang sangat membantu Anda, tapi jangan gunakan untuk hal-hal lain selain usaha Anda. Mengkombinasikan utang dan uang Anda pribadi sebagai modal adalah pilihan yang bagus.

Pisahkan uang Anda dan uang usaha
Kebanyakan orang masih menggabungkan system keuangan pribadi dan usaha. Sebetulnya ini adalah langkah yang kurang baik, Anda tidak dapat mengetahui secara pasti bagaimana kondisi keuangan usaha Anda.

Siapkan diri Anda untuk bekerja keras dan pantang menyerah
Tahap yang terakhir dan terberat adalah tahap di mana Anda memulai usaha tersebut. Anda dituntut untuk total dalam menjalankannya. Jalankan usaha Anda seperti Anda melakukan hobi Anda, dan anggaplah hobi Anda akan mendatangkan uang, sehingga akan sangat menyenangkan.

Setelah selesai dengan langkah-langkah tersebut, sekarang Anda dapat mencoba melakukan bisnis Anda, tapi apa Anda sudah memilih yang paling tepat? Beberapa tip lain yang bisa dijadikan acuan:
Pilihlah usaha yang paling dekat dan Anda kuasai
Pastikan tujuan pasar Anda
Yakin dengan target Anda
Pastikan strategi pasar Anda.

Mencoba tidak merugikan Anda, melainkan akan mendatangkan pengalaman yang dapat Anda gunakan sebagai pembelajaran bagi diri Anda dan orang lain. Mulailah usaha Anda dengan langkah-langkah yang tepat sehingga membuahkan hasil.

Kondisi Ekonomi Bermasalah? Waktu Tepat Untuk Mulai Bisnis

Kembali saya bahas mengenai kondisi ekonomi yang tidak kondusif saat ini. Beberapa kali saya kemukakan kalau dengan internet, kondisi ekonomi yang tidak bagus bukan masalah. Seperti yang bisa Anda baca di sini, di sini, dan di sini. Sebetulnya bukan bisnis online saja yang sangat tepat waktunya untuk Anda mulai sekarang, tapi bisnis offline pun juga. Artinya, ketika krisis justru saat terbaik untuk mulai bisnis APAPUN! Anda pasti tanya kenapa?
Yang ingin saya kemukakan dulu kalau kondisi krisis itu sangat biasa dalam bisnis. Bila diperhatikan, kondisi ekonomi drop ini biasa terjadi 10-15 tahun sekali. Ini memang siklus ekonomi. Kalau sekarang krisis, pasti nanti situasinya akan membaik. Sebaliknya kalau sudah dalam kondisi puncak, pasti ada saatnya akan turun.
Nah, kalau Anda belum yakin kenapa harus mulai bisnis sekarang, saya punya beberapa alasan kuat untuk anjuran saya tadi.
Banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan kalau mulai bisnis dari sekarang. Apa saja?

Pesaing sedikit. Kebanyakan orang akan lebih suka menunda mulai berbisnis saat kondisi ekonomi buruk. Tapi kalau Anda berani melakukannya, Anda akan yang pertama masuk pasar dibanding pebisnis yang takut mulai tadi. Dan berpeluang lebih besar untuk menguasai pasar. Saat bisnis sejenis sedang “tiarap”, Anda sedang dalam kondisi on fire untuk berbisnis. Saya yakin bisnis Anda lebih berpeluang untuk sukses.

Membangun pondasi bisnis lebih awal. Memang ketika pertumbuhan ekonomi melambat, artinya situasi pasar juga akan melambat. Prospek bisnis Anda untuk berkembang juga melambat. Tapi tidak usah khawatir, kondisi semacam ini bisa Anda gunakan untuk memantapkan pondasi bisnis Anda. Dan ketika situasi ekonomi membaik, bisnis Anda sudah siap langsung tancap gas.

Banyak pegawai berbakat nganggur. Dalam kondisi krisis, banyak karyawan di-PHK. Ini kesempatan Anda untuk merekrut pekerja-pekerja berbakat yang sedang menganggur itu. Saya yakin Anda tidak akan kesulitan untuk menemukannya. Dan upaya untuk merekrutnya akan lebih mudah. Tidak perlu biaya yang terlalu besar. Seperti yang terjadi di Microsoft. Saya dengar, Microsoft memberhentikan sejumlah karyawannya. Dan mereka langsung ditampung oleh perusahaan-perusahaan di China.
Anda masih mau menunda membangun bisnis sekarang? Saya harap tidak ya. Sekarang kesempatan terbaik bagi Anda untuk berbisnis. Seperti saya katakan tadi, ketika grafik kondisi ekonomi sedang di bawah, pasti nantinya akan naik lagi. Maka sekarang kesempatan terbaik Anda untuk mulai bisnis. Ya, saya ulangi: sekarang kesempatan terbaik untuk mulai bisnis!

Pesan saya:
Sambut dengan senyuman ketika kondisi krisis datang. Karena itu waktu terbaik bagi Anda untuk memulai bisnis.
Oke, jangan tunda lagi. Segera mulai bisnis Anda sekarang dan bersiaplah menjadi pemimpin pasar saat ekonomi membaik.

Kesalahan Utama Yang Biasa Terjadi Jika Terjun Ke Dunia Bisnis

Jika saat ini anda masih berstatus karyawan, dan ingin memulai bisnis anda sendiri, atau anda yang sudah merencanakan memulai bisnis tapi hanya rencana saja dan hanya jalan di tempat. Anda perlu tahu apa saja yang salah dan apa yang harus dihindari agar rencana tidak hanya ada di buku kerja anda.
Mengapa banyak yang tidak berani memulai bisnisnya. maju mundur, sudah jalan mundur lagi, sudah maju mundur lagi.
Saya mencoba membedah kasus teman saya. Ada salah satu teman saya yang sampai detik ini masih terus menjadi orang suruhan (karyawan). Padahal kalau ada seminar dia orang pertama yang mendaftar, kalau ada buku bisnis/marketing bagus, dia yang pertama beli, forum dan mailing list kayaknya hampir semuanya bergabung. Tapi mengapa beliau tidak beranjak dari posisinya sekarang.
Saya coba kupas kasus teman saya ini. Siapa tahu juga terjadi dengan teman-teman yang akan meloncat ke kuadran lain. Apa sajakah itu??

Terlalu banyak belajar, belajar kebanyakan itu berbahaya untuk bisnis anda. Loh kok bisa? bukannya banyak belajar jadi ilmunya bertambah. Betul sekali, itu kalau cita-cita anda jadi Ilmuwan, konsultan ataupun ahliwan (maksudnya pekerja profesi). Ingat disini anda belajar bisnis. Sebuah ilmu yang tidak akan jalan kalau hanya belajar, belajar dan belajar. Anda butuh suatu ACTION atau TINDAKAN. Informasi tentang sukses yang terlalu banyak ke otak anda akan menyebabkan otak anda kebanjiran informasi. Ingatlah orang sukses mempunyai cara sendiri untuk bisa menjadi sukses. Ada orang sukses yang bilang kalau mau bisnis cepat maju ya butuh uang yang banyak, kalau gak punya ya ngutang aja. Tapi ada juga yang bilang jalan aja dari apa yang anda punya, jangan bebankan bisnis baru anda dengan beban membayar cicilan utang. Teori sukses yang kadang berseberangan. Belum puas dengan teori-teori tersebut anda cari lagi mentor. Dan mempelajari teori barunya.

Terlalu perfect, teman saya orangnya perfectionis (selalu ingin sempurna), selalu ada jawaban (ngeles) kalau mau melangkah. Modalnya kurang nih, bisnis kan butuh modal. Rencanaku belum mateng nih, takut nggak laku. Sifat perfectionis sangat berbahaya jika anda adalah orang yang baru melangkah bisnis. Anda selalu akan merasa ada yang kurang dengan persiapan bisnis anda. Konsep Otak Kanannya pak Purdie E chandra, owner primagama adalah “Memulai bisnis itu seperti masuk kamar mandi”. ya “just do it” aja kayak slogannya sepatu Nike. Kalau lupa bawa handuk ya keluar dulu ngambil handuk. Kurang sabun ya ambil sabun, cuma awas ngambil sabun dan handuknya jangan lupa pake celana ya :). Jadi proses pembelajaran mental pebisnis itu “learning by doing”, belajar sambil jalan.

Terlalu banyak tahu, akibat dari sifat perfectionis dan terlalu banyak belajar akan menyebabkan anda banyak tahu. teman saya itu saya akui mirip kamus atau dictionary atau wikipedia berjalan. Tanya apa aja tahu. Kalau mental anda tidak siap, otak bawah sadar anda akan banyak lari ke negatif thingking. Semakin anda tahu semakin banyak resiko yang akan anda tahu. Semakin banyak pula alasan untuk menunda rencana anda.

Sukanya berkhayal tapi tidak bangun-bangun, banyak berhayal jadi berbahaya kalau anda terlalu menikmati khayalan anda. Mimpi perlu untuk men”triger” jiwa anda. Mimpi adalah blue print perjalanan kita, tapi kalau berhayal saja ya anda hanya sukses di khayalan saja.

Kebanyakan teori, Jika saat ini anda banyak bergabung di komunitas-komunitas entrepreneur baik offline maupun online. HATI-HATI..!!! Jika anda keasikan berdiskusi, keasikan cari teman, keasikan ngobrol. Memang berdiskusi cari teman dan cari relasi itu penting. Tapi anda harus hitung banyakan mana nih, jalan-jalannya atau jalan bisnisnya. Teori bisnis sudah memenuhi otak anda. Anda terlena dan terbuai dengan kisah-kisah sukses para mentor. Dan hanya bergumam seandainya, seandainya dan seandainya.

Analisa di atas adalah analisa pribadi saya, dari semua sifat-sifat jelek itu harus anda singkirkan jika anda mau terjun di dunia bisnis. Entah itu anda mau bisnis Online ataupun bisnis Offline. Mungkin teman-teman mau menambahkan sifat-sifat yang harus dihindari jika mau memulai bisnis. Saya tunggu komentarnya agar semakin banyak pengusaha-pengusaha tangguh yang muncul di Indonesia ini.

INTERNET! Strategi Berbisnis di Masa Krisis? (2)

Posting sebelumnya sudah kita bicarakan mengenai alasan kenapa kita harus segera berbisnis meski di masa krisis seperti sekarang. Saya katakan bahwa saat ekonomi sulit seperti saat ini justru momentum yang tepat untuk memulai usaha. Anda mungkin masih ragu dan sangsi apa benar yang saya katakan. Tapi kalau melihat kenyataannya Anda akan percaya. Kemarin saya lihat berita di televisi kalau tahun ini investasi asing yang masuk ke Indonesia tertinggi sejak 18 tahun lalu. Apa makna fenomena ini?
Para pebisnis atau pengusaha yang memiliki karakter pantang menyerah dan ulet, pasti enggan untuk berhenti bergerak. Mereka akan terus berusaha untuk mengembangkan modal yang dimilikinya agar tidak mandeg. Ketika situasi di negaranya tidak mendukung, mereka akan mencari lahan lain yang bisa mendukung kemajuan bisnisnya.
Nah, kalau pemodal asing saja bergiat untuk masuk ke dalam negeri, kenapa kita yang merupakan warga negara sendiri tidak memanfaatkan momentum ini. Terlebih kalau Anda menggunakan internet untuk berbisnis. Saya yakin pasti hasilnya akan sangat luar biasa. Akan tumbuh pebisnis-pebisnis internet baru yang akan mengangkat derajat ekonomi bangsa kita.
Lantas bagaimana melakukannya? Ya, pertanyaan itu mungkin yang dari kemarin mengganjal pikiran Anda. Bagaimana untuk membuat perkembangan bisnis melesat di tengah krisis.
Mudah! Ya itu yang ingin saya katakan pada Anda terlebih dulu. Melakukan cara-cara di bawah ini sama sekali tidak sesulit yang Anda kira. Saya punya sedikitnya 2 cara untuk menyiasati situasi bisnis yang tidak menentu untuk membuat perkembangan bisnis Anda terus melesat.

1. Luncurkan produk baru.
Apa tidak gila mengeluarkan produk baru di tengah daya beli masyarakat turun? Dan apa tidak butuh biaya besar untuk melakukannya? Jika itu yang Anda tanyakan, saya akan jawab SAMA SEKALI TIDAK! Meluncurkan produk baru yang bisa memenuhi daya beli masyarakat sekarang justru akan membuat produk Anda melejit. Buat produk yang harganya terjangkau oleh masyarakat banyak. Tentu tanpa mengabaikan standar kualitas yang seharusnya. Dengan begitu, saya jamin produk baru Anda akan diterima oleh masyarakat luas.
“Tetapi mengenalkan produk baru ke masyarakat kan butuh biaya besar?” Dengan internet Anda tidak perlu bingung lagi. Internet mampu menekan biaya promosi Anda sekecil-kecilnya dengan jangkauan langsung tersebar ke seluruh Indonesia bahkan dunia. Dan semuanya bisa Anda atur untuk bekerja secara otomatis. Enak bukan? Kalau sudah begitu, produk baru Anda pasti akan mudah dikenal masyarakat.

2. Perkuat hubungan dengan pelanggan loyal Anda.
Produk yang sukses itu selalu punya pengguna dan konsumen yang loyal dan fanatik. Kalau Anda sudah lama berbisnis, Anda pasti tahu siapa saja mereka. Dan perkuat hubungan dengan mereka. Rangkul mereka dan jadikan mereka sebagai agen-agen penyebar informasi tentang produk-produk Anda. Apalagi kalau mereka adalah orang berpengaruh di lingkungannya. Dengan mereka berbicara kepada masyarakatnya efeknya akan lebih dahsyat dibandingkan poster-poster iklan yang Anda pasang di tembok-tembok.
Sebetulnya ada beberapa cara lainnya. Tapi dengan cukup melakukan dua cara ini saja, saya yakin bisnis Anda akan melesat, meski yang lainnya tengah kembang-kempis.

Pesan saya:
Ketika situasi berubah, maka Anda pun perlu merubah pendekatan Anda agar pendapatan yang Anda terima juga berubah. Selama Anda masih melakukan cara yang sama dalam berbisnis, maka PASTI hasil yang akan Anda dapat juga sama.
Maka sifat kreatif penting tertanam dalam diri seorang pebisnis. Agar bisa menyikapi perubahan situasi secara cerdas. Jangan pernah menyerah. Yakinlah selalu ada kesempatan di tengah kesulitan. Mari berbisnis dari sekarang. Mari mulai berbisnis dengan internet.
Salam HEBAT!

INTERNET! Strategi Berbisnis di Masa Krisis? (1)

Ketika kondisi ekonomi terpuruk seperti saat ini, banyak yang bilang kalau dunia bisnis hancur-hancuran. Daya beli masyarakat yang menurun membuat penjualan ikut menurun, akibatnya stok barang menumpuk, arus modal terhambat, utang jadi bertambah, usaha terancam bangkrut, PHK karyawan menghantui dimana-mana, dan seterusnya.
Situasi ekonomi yang seperti ini membuat banyak orang putus asa dan hilang harapan. Bagi pengusaha yang kemudian usahanya bangkrut, bisa saja malah depresi atau stress. Usaha yang ditekuni selama berpuluh-puluh tahun tutup hanya dalam beberapa bulan. Karena tidak mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang sedang lesu.
Sementara, bagi para calon pengusaha atau pebisnis yang baru akan memulai bisnisnya, kebanyakan akan memilih untuk menahan diri sementara waktu. Sambil terus berharap kondisi ini bisa cepat berlalu agar usaha yang dirancangnya bisa segera berjalan.
Akan tetapi, kalau saya katakan, sebetulnya di saat kondisi ekonomi tidak karuan seperti sekarang, peluang bisnis atau usaha sebetulnya tetap menjanjikan. Anda pasti tidak percaya dan mengatakan saya bercanda. Saya memiliki alasan kuat mengapa berkata seperti ini. Mau tahu alasannya?

Pertama, saya selalu yakin di saat seperti apapun dan dalam situasi seburuk apapun, tetap ada peluang bisnis yang menjanjikan. Ada jenis bisnis yang justru melaju kencang di saat yang lainnya kolaps. Ada usaha yang tingkat demand-nya terus naik ketika yang lainnya sedang turun.
Contoh nyata seperti usaha di bidang percetakan. Menjelang pemilihan umum (pemilu) 2009 nanti, sekarang usaha percetakan hampir semuanya kebanjiran order. Maklum saja, coba hitung berapa jumlah partai peserta pemilu, dan di setiap partai ada berapa banyak jumlah caleg-nya. Mereka semua butuh untuk mempromosikan dirinya. Mereka semua butuh melakukan personal branding agar bisa dikenal dan merebut simpati rakyat. Sebagai upayanya, tanpa segan mereka mencetak brosur, spanduk, baliho, dan kaos yang disebar di jalan-jalan dan dibagikan ke pendukungnya.
Coba saja hitung berapa potensi ekonomi yang ada di sana. Misalkan saja setiap caleg bermodalkan seminim-minimnya Rp 10 juta, kalau ada 100 ribu caleg (dari tingkat pusat sampai kabupaten) se-Indonesia, maka uang yang berputar untuk percetakan bagi caleg saja Rp 1 triliun. Besar kan uang yang berputar di sana? Itu baru untuk promosi caleg saja, belum untuk yang lainnya seperti kertas surat suara dan kebutuhan lainnya.

Kedua, ketika banyak usaha yang bangkrut, sebetulnya pasarnya tetap tidak “mati”. Hanya mungkin demand-nya saja yang menurun. Dan pasti ketika situasi kembali normal, maka permintaanya akan kembali meningkat.
Maka kalau Anda adalah pebisnis baru dan menunggu sampai situasi normal terlebih dulu untuk mulai usaha, kemungkinan besar Anda akan kalah start. Sebab pebisnis lama yang bangkrut sangat mungkin kembali bermain di bidang tersebut. Dan pasti Anda akan kalah pengalaman, jaringan, dan lainnya. Maka saran terbaik saya adalah mulailah dari masa krisis agar Anda bisa segera mengisi pasar yang ditinggalkan oleh pebisnis-pebisnis lama itu. Dengan begitu, ketika kondisi ekonomi pulih, bisnis Anda sudah dikenal dan melangkah jauh dibanding pebisnis yang baru mulai.
Banyak contoh membuktikan kalau tidak sedikit pebisnis sukses justru memulainya saat krisis ekonomi. Sebagai contoh Anda kenal perusahaan Nestle? Henry Nestle, pendirinya, juga memulai bisnisnya ketika negaranya tengah dilanda krisis ekonomi berkepanjangan. Rakyat di negaranya yang tengah kesulitan mendapatkan makanan untuk bayi, dijawab oleh Nestle yang seorang Ahli Kimia dengan membuat makanan bayi yang bergizi. Dan sejak itu pula usahanya mampu menjadi market leader dan berkembang ke seluruh dunia.

Nah, begitulah alasan saya. Saya selalu yakin bisnis itu tidak akan pernah mati, kapanpun dan di manapun. Asal kita bisa melihat peluangnya!
Apalagi kalau Anda menggunakan internet sebagai penyokong usaha Anda. Internet adalah tenaga promosi terampuh. Internet telah membuat bisnis-bisnis yang kita geluti dikenal luas ke seluruh dunia. Dan bisa diakses kapanpun, siapa saja ingin mengetahuinya. Dan yang tak kalah penting, biayanya tak harus sebesar yang dikeluarkan para caleg tadi. Mari mulai manfaatkan internet untuk bisnis dan kepentingan kita.

Investasikan Diri Anda dengan Bekerja, Berusaha dan Berdoa!

“Angka pengangguran terdidik membludak!” Begitu berita yang saya baca di sebuah koran beberapa hari lalu. Berita lainnya berbunyi “Lowongan PNS diserbu lulusan baru.” Dan yang terbaru tertulis “13 ribu karyawan masuk daftar tunggu PHK”. Waduh, apa arti semua berita itu? Betapa sedih saya jika orang-orang yang memiliki keahlian tapi tidak bisa mencari uang dari keahlian yang dimilikinya. Dan yang sudah bekerja pun bisa kapan saja kehilangan pekerjaan.
Padahal ketika sekolah juga makan banyak waktu dan biaya. Kuliah S1 misalnya, harus ditempuh normal 4 tahun dan menghabiskan biaya berjuta-juta. Sayang sekali bukan, ketika sudah susah payah menduduki bangku kuliah ujung-ujungnya menganggur juga. Orang bilang pendidikan itu investasi. Tapi kenapa banyak orang yang menganggur setelah pendidikan mereka selesai? Kenapa banyak orang tidak memanen investasi yang ia tanam bertahun-tahun itu? Siapa yang salah? Ah! Jangan menyalahkan pemerintah terus… masalah tidak akan selesai kalau kita menyalahkan pihak lain terus. Lebih baik kita cari solusinya. Lebih baik begitu kan?
Oke, sekarang coba kita renungkan apa sih gunanya pendidikan? Untuk meraih gelar? Untuk mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan? Atau cuma untuk sekadar melepas hobi belajar?
Bagi saya cukup yang realistis saja. Benar adanya kalau tingkat pendidikan itu perlu untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Penghidupan di sini bukan berarti pekerjaan yang gajinya lebih baik dan pekerjaannya lebih ringan saja. Penghidupan ini bisa dilihat dari segala hal. Bukan cuma pekerjaan Anda, tapi juga tujuan hidup Anda sendiri. Pendidikan yang bagus tidak hanya akan membawa Anda pada karir yang bagus tapi juga memberi Anda banyak pengalaman. Berbagai kesempatan yang lebih luas ada di hadapan Anda, dan pintu-pintu menuju ke banyak segi kehidupan selalu terbuka. Di sinilah kelebihan pendidikan yang jarang dimanfaatkan orang.
Pendidikan tinggi yang Anda raih tidak akan mewujudkan mimpi Anda jika Anda sendiri tidak tahu bagaimana mewujudkannya. Jika pikiran kita terlalu sempit, kita tidak tahu peluang apa yang sebenarnya ada di depan mata kita. Yang kita tahu, bekerja lebih baik di instansi atau perusahaan-perusahaan besar atau malah jadi pegawai negeri. Karena pastinya gaji kita besar dan ada uang pensiun. Sudah mentok sampai di situ. Bahaya! Kalau semua orang ingin jadi pegawai.
Baiknya, sesaat setelah Anda lulus dalam sidang ujian skripsi, Anda sudah tahu potensi apa yang sudah Anda lepaskan? Karena dua hal inilah yang bisa jadi modal kesuksesan Anda dalam hidup. Segera ambil tindakan dan temukan kunci kesuksesan Anda sendiri. Anda sudah dibekali banyak pengetahuan. Sayang kalau tidak digunakan. Maksud saya bukan cuma pengetahuan yang Anda dapat dibangku kuliah saja. Tapi, pengetahuan lain yang Anda dapat selama kuliah. Kalau Anda termasuk orang yang terus mengembangkan diri, saya yakin, kuliah tidak hanya memberi Anda sesuap ilmu. Tapi, beragam hal bisa Anda pelajari.
Nah, bagi saya belajar itu sendiri adalah kemampuan. Ya, kemampuan untuk mengembangkan diri, kepribadian, membuka pikiran, dan ide-ide penting. Dari sana kita bisa menemukan kekuatan utama yang mendorong kita untuk bekerja. Dan, selanjutnya kita bisa mengembangkan hasrat, mempertimbangkan setiap kesempatan baru dan mengejar apa yang kita mau. Sekali lagi, sebenarnya kita cuma perlu segera bertindak!
Sebaik-baiknya pekerjaan adalah yang dapat membuat kita senang, enjoy, happy, dan bahagia!
Percuma saja jika Anda digaji tinggi tapi Anda tidak menikmati pekerjaan Anda. Anda tahu siapa Gede Prama? Seorang mantan direktur yang berhenti dari pekerjaannya dan memilih jalan hidup sebagai penulis dan motivator. Bagi saya itu luar biasa. Bayangkan saja! Karir yang sudah dirintis dari nol, rela ditinggalkan begitu saja. Tapi, ya itulah pilihan. Semua orang berhak memilih jalan hidupnya masing-masing. Begitu juga dengan Anda.
Sekarang mari kita lihat dalam diri masing-masing. Apa yang sebenarnya kita cari? Apakah uang cukup menjawab pertanyaan ini? Mungkin tidak. Karena uang bukan satu-satunya hal yang mau Anda tuju, bukan? Uang hanya mengantarkan Anda pada gaya hidup yang Anda inginkan. Tapi, sebentar… beberapa bulan lalu saya menonton serial Para Pencari Tuhan yang digawangi Deddy Mizwar. Saya selalu ingat dialog yang satu ini, ”kefakiran dekat dengan kekufuran.”
Yang saya tangkap, jika kita tidak mau menjadi orang kufur, lebih baik kita menjauhi kefakiran. Dengan cara apa? Ya, tentunya bekerja, bekerja, dan bekerja. Anda setuju? Nah, maka saya juga sering menyebut bekerja sebagai bentuk investasi diri. Suatu hari saat diri kita sudah renta, dan tak mampu lagi bekerja apa yang bisa kita lakukan? Ya, harusnya kita sudah bisa menikmati hasil kerja keras kita di waktu muda. Waktu kita masih bisa menggunakan tubuh dan pikiran dengan sebaik-baiknya. Ini sama saja kita menginvestasikan diri kita untuk masa pensiun. Bukankah begitu?
Bekerja akan membuat hidup kita jadi lebih berarti. Lagi-lagi bukan karena uang. Bagi saya bekerja jadi sebuah bukti kalau kita eksis menjadi manusia. Dengan bekerja, kita juga bisa mendapatkan satu alat finansial yang menjaga kita dari kebangkrutan. Saya yakin, selama kita masih mau memekarkan tangan, mengerjakan sesuatu, rejeki pasti datang. Hanya, cara Anda menggunakan tangan itu seperti apa? Itulah yang membedakan hasil yang akan kita peroleh.
Nah, kalau sekarang Anda masih menganggur dan tidak tahu harus bagaimana lagi mencari bos yang mau mempekerjakan Anda, tengoklah internet. Temukan apa saja yang bisa Anda lakukan dengan internet. Cari tahu apa itu marketing online.
Anda akan mendapatkan solusi bagaimana bekerja dengan nyaman, aman, dan tidak takut dipecat. Karena Anda sendiri yang menjadi BIG BOSS bagi diri Anda… Okay???

3 hal yang perlu Anda pahami SEBELUM memulai bisnis online

MEMILIKI bisnis online itu begitu menggoda. Terdapat sejuta kemudahan yang ditawarkan begitu kita memiliki bisnis online. Seperti misalnya Anda bisa bekerja cukup dari rumah. Sambil mengawasi putra-putri Anda yang masih kecil, Anda tetap bisa menghasilkan uang. Anda juga bisa bekerja sambil tiduran. Waktu atau jam bekerja juga fleksibel.
Begitu Anda melihat sejuta kemudahan ini, biasanya “nafsu” untuk memulai bisnis online segera membara. Dan keinginan itu meledak-ledak menuntut agar segera direalisasikan.
Yap, betul Anda perlu semangat yang membara untuk memulai bisnis online Anda… tapi saya ingatkan Anda juga perlu tahu apa yang harus Anda perbuat! Kalau Anda kira begitu Anda sudah mulai bisnis online, maka seketika itu pula uang akan langsung masuk ke kantong Anda, maka Anda keliru. Banyak hal lain yang perlu siapkan. Dan sebelum Anda mulai melakukan investasi dengan menyewa web desainer atau programmer misal. Atau membuat produk atau software. Juga sebelum Anda Anda mulai membentuk tim, Anda perlu tahu apa saja dasar bisnis online.
Hirup napas Anda dalam-dalam sekarang. Anda siap untuk tahu?

1. Membangun bisnis online perlu proses
Memulai bisnis online butuh waktu, motivasi, dan tujuan yang jelas. Dan kalau Anda bisa kuat bertahan, kesuksesan yang akan Anda terima melebihi yang mungkin pernah Anda bayangkan. Betul apa yang dikatakan oleh banyak online entrepreneur. Dari internet Anda bisa mendapat uang melimpah; dengan internet Anda bisa bekerja lebih fleksibel, dan dengan internet pula Anda bisa melakukan apapun yang Anda suka sambil tetap mendapatkan uang.
Namun, jangan biarkan semangat Anda yang berkobar-kobar di awal proses, menjadi cepat padam setelahnya karena tidak mendapat seperti yang Anda inginkan. Jangan mengira begitu Anda sudah punya website maka saat itu juga aliran uang akan deras mengalir pada diri Anda.
Tidak ada makan siang gratis! Tidak akan ada yang sudi memberikan Anda uang secara cuma-cuma. Termasuk juga di bisnis online. Uang hanya akan datang kalau mereka menginginkan apa yang Anda jual atau pasarkan. Tapi kalau Anda punya kemauan untuk belajar dan mendapatkan informasi yang tepat, bisnis online Anda akan mengalami kemajuan pesat.
Banyak sekali peluang bisnis online di internet dan saya yakin beberapa di antaranya cocok untuk bisnis online Anda. Maka tugas Anda pertama kali adalah menemukan bisnis online apa yang cocok buat diri Anda. Kalau Anda sudah menemukannya, maka bisnis online anda PASTI sukses.

2. Berikan apa yang mereka mau
Anda mungkin masih ingat, dulu ada slogan sebuah produk minuman “Kutahu yang kumau”. Nah, maksud slogan tersebut menekankan kebutuhan konsumen adalah hal pertama yang harus kita utamakan. Itu pula yang menjadi rahasia sukses terbesar bisnis online (termasuk juga bisnis offline). Yakni SEBELUM membangun website (toko online) kenali apa yang konsumen inginkan. Dengan tahu apa yang sebetulnya dicari konsumen, separuh kesuksesan sudah ada dalam genggaman Anda. Anda bisa lebih menghemat waktu dan biaya. Biaya promosi bisa Anda tekan dan waktu yang Anda perlukan untuk mencapai kesuksesan lebih cepat datang.
Bagaimana untuk tahu apa yang paling dicari konsumen? Carilah di internet. Ada beberapa caranya. Mungkin Anda bisa coba-coba dengan mengetikkan kata kunci. Juga bisa Anda pakai software tertentu yang bisa mengetahui kata kunci yang sering digunakan orang. Selain itu Anda juga bisa telusuri forum. Persoalan apa yang paling diminati pengunjung. Dari situ Anda bisa tahu sebetulnya titik kebutuhan (need) konsumen. Jika memang sangat banyak konsumen yang menginginkannya, maka itulah pasar yang menggiurkan untuk bisnis online Anda.
Ingat, Anda perlu tahu apa yang mereka cari, dan bukan apa yang ingin Anda jual!
Tujuan awal Anda adalah mencari pasar yang permintaannya besar. Lebih baik lagi jika supply (penawaran) masih sedikit. Karena peluang bisnis online Anda untuk sukses akan lebih besar lagi. Simak juga 3 rahasia yang akan membuat usaha Anda sukses LUAR BIASA.

3. Bergurulah pada sang master
Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Anda tidak perlu mencoba segalanya terlebih dulu untuk tahu benar tidaknya apa yang akan Anda lakukan. Dengan belajar dari online entrepreneur yang sudah terbukti sukses, Anda bisa memangkas waktu uji coba bisnis online Anda. Dan Anda tidak perlu biaya besar untuk uji coba itu.
Tidak perlu sejuta orang harus “jatuh” pada lubang yang sama, kalau memang kita mau belajar dari orang lain.
Belajar adalah awal kesuksesan bisnis online Anda. Anda bisa belajar dengan membaca artikel, bergabung dengan forum yang dimoderatori para ahli. Bisa pula dengan mengikuti e-course bisnis online, dan lainnya. Bisa juga dengan membeli buku atau e-book tentang bisnis online dari sang master. Dengan begitu, Anda bisa tahu cara membuat website, membuat salescopy, melakukan SEO, cara menjual, dan lainnya.

Terakhir, saya ingin katakan, ketika Anda mulai membangun bisnis online bisa jadi menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi Anda. Namun saat Anda sudah mulai menghasilkan, PASTI akan lebih menyenangkan lagi. Buktikan saja! Mulailah membangun bisnis online dari sekarang…