Popular Posts

Powered by Blogger.
Showing posts with label internet. Show all posts
Showing posts with label internet. Show all posts

Hindari 11 Kesalahan yang Sering Dilakukan Mereka yang Bekerja di Rumah

BANYAK jalan menuju kesuksesan. Banyak cara untuk menjadi orang yang berhasil. Tapi, banyak sebab pula yang membuat kita gagal. Begitu pula dengan working at home. Kita bisa saja gagal mengelola bisnis dan pekerjaan dari rumah. Tapi, saya kira semua bisnis di dunia ini berjalan hanya dengan dua kemungkinan. Berhasil atau gagal. Itu saja.
Lalu apa yang harus Anda perbuat? Apakah Anda cukup mengikuti perjalanan nasib Anda begitu saja. Pasrah tanpa usaha? “Yah… kalau sukses ya syukur, kalau gagal ya sudah.” Begitukah? Wah, semoga tidak. Walaupun Anda bekerja di rumah, Anda tetap punya banyak tantangan yang harus ditaklukkan. Karena yang namanya gangguan kerja itu pasti ada. Bukan cuma di kantor, di rumah pun pasti ada.
Baiklah, sekarang mari kita bahas satu per satu. Semua yang saya tulis di sini sering kali dilakukan oleh mereka yang bekerja di rumah. Saya harap Anda tidak mengikuti jejak mereka. Ok, langsung saja apa saja hal-hal yang perlu Anda hindari?

1. Tidak menganggap bekerja dengan internet sebagai bisnis nyata.
Godaan paling fatal dalam working at home adalah sindrom tidak serius. Ya, rumah adalah tempat yang nyaman bagi semua orang. Sering kan kita dengar rumahku surgaku. Nah, sering kali kita terlena dengan kenyamanan kita di rumah. Selain itu, karena bekerja dari rumah tidak menuntut kita mengeluarkan banyak biaya, kita jadi menyepelekan. Kita menganggap pekerjaan kita hanyalah main-main. Tidak ada yang perlu diseriusi.

2. Tidak mengikuti pelatihan yang tepat.
Menjadi seorang pebisnis atau pekerja rumahan itu juga perlu latihan. Anda tidak bisa serta merta bekerja nyaman di rumah. Anda perlu waktu mengubah gaya dan jadwal kerja Anda. Benar, semua itu membutuhkan proses. Bukan cuma perusahaan saja yang melatih karyawannya. Anda sendiri perlu melatih diri Anda sendiri menjadi pebisnis yang memang tepat bekerja di rumah. Sangat baik juga bila Anda punya mentor yang bisa mengarahkan Anda. Supaya usaha Anda cepat berkembang.

3. Tidak membangun relasi.
Sering kali kita berhubungan dengan orang lain hanya karena mereka klien atau pelanggan kita. Kita hanya tahu mereka punya uang untuk diberikan pada kita. Padahal ada yang lebih berarti dari itu semua. Sebagai pebisnis Anda perlu punya jaringan yang kuat. Perbanyak teman, luaskan koneksi. Karena Anda menggantungkan promosi bisnis Anda pada mereka. Mereka punya strategi ampuh yang teruji sepanjang jaman. Ya, words of mouth. Tidak ada yang bisa menyangkal keampuhan strategi promosi ini. Dan, tanpa teman Anda tidak bisa melakukannya.

4. Tidak mengikuti system yang telah teruji.
Meski Anda bekerja di rumah, Anda perlu menerapkan satu sistem yang telah terbukti berhasil. Bila Anda melakukan pola uji coba, akan banyak waktu yang terbuang. Cara praktis, belajarlah dari para pakar pemasaran internet. Dengan begitu Anda tak perlu banyak buang waktu.

5. Tidak memposisikan diri sebagai pelanggan.
Saat menghasilkan suatu produk, Anda harus bisa mengukur dan menimbang. Kira-kira apa yang akan dipikirkan pelanggan tentang produk ini? Apakah mereka akan puas? Atau sebaliknya? Jika mereka percaya produk yang Anda buat bagus, saya yakin penjualan Anda tidak akan pernah terhenti.

6. Tidak mencantumkan testimoni (kesaksian)
Tidak menampilkan testimoni adalah kesalahan paling besar dalam bisnis Anda. Seorang marketer yang baik itu menjual keunggulan produk. Tapi, seorang marketer yang sukses adalah mereka yang bisa menjual hasil yang menakjubkan. Jadi bukan cuma barangnya saja yang bagus. Hasil penjualan mereka juga luar biasa. Karena memang terbukti memuaskan konsumennya.

7. Tidak menyisihkan cukup waktu untuk menjaring prospek.
Baiknya Anda gunakan 80% waktu Anda untuk menjaring prospek. 19%nya untuk melatih diri dan 1% untuk memecahkan masalah yang Anda hadapi. Jangan salah membagi waktu. Karena bisa fatal akibatnya. Porsi waktu yang tidak tepat akan berdampak pada produktivitas dan kreativitas Anda.

8. Tidak melakukan follow up.
Jika sudah ada pengunjung yang sign up di situs web Anda. berarti mereka siap menerima promosi dari Anda. Entah Anda memberi mereka ebook gratis atau newsletter. Anda harus menindak lanjuti hubungan dengan mereka. Jika tidak, Anda sendiri yang akan merugi. Karena mereka bisa cepat lupa dengan Anda. Tidak mau cepat dilupakan calon konsumen bukan?

9. Tidak menanyakan pesanan.
Jangan takut bertanya pada pengunjung apakah mereka jadi memesan produk Anda atau tidak. Biasakan menggunakan pertanyaan sederhana seperti, “apakah Anda ingin memesan?” Jika mereka tidak tertarik, mereka akan pergi sendiri. Yang terpenting Anda membuka komunikasi dengan mereka. Biarkan mereka melakukan apa yang mereka mau.

10. Terlalu banyak alasan.
Seorang yang berhasil adalah mereka yang talk less, do more. Lebih banyak bertindak dari pada berbicara. Coba Anda praktikkan. Kalau Anda terlalu memikirkan banyak alasaan dan pertimbangan dalam melakukan satu hal, apa jadinya? Lebih baik atau malah jadi susah sendiri? Nah, itu yang perlu Anda ubah dalam menjalankan bisnis di rumah.

11. Tidak melakukan investasi ulang.
Dalam menjalankan bisnis, Anda perlu memikirkan reinvestasi. Paham maksud saya? Begini, apapun langkah yang Anda ambil dalam bisnis harus bertujuan untuk kemajuan bisnis Anda. Misal Anda bergabung dalam forum. Anda harus punya tujuan kenapa Anda bergabung dengan forum ini? Apa dampak positifnya terhadap kemajuan bisnis saya? Itulah reinvestasi. Reinvestasi bisa berbentuk iklan, ikut kursus untuk meningkatkan skill Anda, dll.

Baik, sekarang Anda sudah tahu apa saja yang bisa jadi penyebab kegagalan Anda. Tidak perlu lama berpikir. Singkirkan semua hal negatif dalam diri Anda. Jangan tunda untuk hal-hal yang baik. Karena ini juga penting untuk menumbuhkan kedisiplinan dalam diri Anda. Bagi saya, seorang bisnis rumahan itu perlu disiplin keras. Karena ia tidak hanya mengatur bisnisnya tapi juga mengatur dirinya sendiri. Dan kadang kala mengatur diri sendiri itu jauh lebih sulit. Benar? Jadi, mari berubah menjadi lebih baik. Mau?

Cara Ampuh Memasarkan Produk Melalui Internet (2)

PADA artikel sebelumnya, saya sebutkan tiga cara agar pemasaran internet bisa sukses besar. Pertama, Anda harus mengundang pengunjung sebanyak mungkin dan mengupdate website secara teratur. Jangan lupa, dukung dengan promosi ofline. Nah, jika ketiga hal tersebut telah Anda lakukan, Anda bisa setahap lebih maju. Sekarang saya akan memberikan cara ampuh lain agar pemasaran dengan internet bisa lebih sukses.

Jangan berkompomi dengan kualitas
Bisnis seringkali diartikan dengan mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Itu benar. Namun tidak berarti harus dengan mengorbankan kualitas. Kualitas adalah nilai jual utama suatu produk. Jangan buat calon konsumen kecewa. Inilah prinsip bisnis yang harus dipegang teguh. Kualitas selalu yang utama. Tapi, apa ada jaminan barang yang berkualitas laku di pasaran? Belum tentu. Tergantung bagaimana Anda mengemas produk Anda. Dalam hal ini, media promosi Anda berperan sangat besar. Yakinkan pada pengunjung bahwa produk Anda jauh lebih baik dari pesaing Anda.

Pahami iklim kompetisi
Pengusaha baru, atau yang berencana membuka usaha, biasanya pusing akan memilih bidang apa. Mau bisnis A, sudah terlalu banyak, mau bisnis B juga terlalu banyak pesaing. Apa sebaiknya tidak usah berbisnis saja?
Tentu saja tidak!
Sebanyak apapun pesaing Anda sebenarnya tidak masalah. Yang penting Anda harus mengerti iklim kompetisi. Analisalah kekuatan usaha Anda dan bandingkan dengan kekuatan kompetitor. Setelah memahami kompetisi, susunlah upaya agar Anda dapat bersaing atau bahkan memenangkan kompetisi. Saat ini banyak pengusaha yang telah memanfaatkan internet untuk mendongkrak hasil penjualannya. Mereka seperti berlomba-lomba mendapat pembeli. Apa Anda harus takut? Tidak. Asal Anda punya strategi, Anda bisa memenangkan persaingan dan menjadi pemenang.

Prioritaskan kepentingan calon pembeli
Jangan jadikan promosi di internet buku harian yang menampung keluh kesah Anda. Pengunjung tidak akan peduli, karena mereka selalu berpikir “Apa untungnya buat saya?”
Saat pengunjung mengakses website Anda, mereka mencari sesuatu, dan saya yakin itu bukan keluh kesah. Jawab keinginan mereka dengan memberi apa yang mereka inginkan.

Keenam hal itu adalah dasar sukses bagi siapapun yang berniat memasarkan produk melalui internet. Saya jamin, kalau Anda melakukannya secara konsisten, keuntungan yang mengalir pada kantong Anda hanya tinggal menunggu waktu saja. Tidak berat kan melakukan semua itu?

Cara Ampuh Memasarkan Produk Melalui Internet (1)

BILA sudah tahu apa saja keuntungan menggunakan internet sebagai alat pemasaran, wajar kalau Anda mulai melirik untuk memanfaatkan internet.
Namun langkah Anda tak berhenti di situ. Anda harus berpikir bagaimana memenangkan persaingan di pemasaran internet. Saat ini sebagian besar pemilik produk sudah merambah internet sebagai alat pemasaran produknya.
Bicara tentang bagaimana memasarkan produk melalui internet, kita sedang bicara bagaimana meyakinkan pengunjung untuk membeli produk. Nah, ada beberapa hal yang harus Anda coba agar pemasaran internet Anda bisa sukses.

Undang pengunjung sebanyak mungkin.
Semakin banyak pengunjung website Anda, semakin besar pula peluang mereka membeli produk yang Anda tawarkan. Jadi undanglah pengunjung sebanyak mungkin ke website Anda. Anggap saja, Anda sedang menggelar hajatan besar. Undanglah siapapun untuk bertamu di website Anda. Tentu kalau para tamu itu sudah pada datang, Anda harus layani mereka dengan baik. Sediakan content yang enak dan bergizi. Biar dalam pesta ‘hajatan’ yang Anda gelar, mereka tidak cepat pulang. Seperti dalam hajatan, bila perlu beri mereka cenderamata sebagai ucapan terima kasih atas kunjungannya. Saya yakin, dengan begitu mereka akan berpikir untuk kembali berkunjung suatu saat nanti. Cara lainnya, akrabkan website Anda dengan search engine. Jaring pengunjung yang sedang berseluncur di dunia maya agar mampir ke website Anda. Yakinlah, dengan memperbanyak pengunjung Anda akan lebih banyak untung.

Up date website secara teratur
Dalam memasarkan produk melalui internet Anda harus mengerti kebutuhan calon pengunjung. Pahami apa yang mereka inginkan. Ikutilah tren atau jadilah trend setter agar apa yang Anda tawarkan selalu segar. Begitupun dalam mengelola website pemasaran. Up date website Anda dengan beragam content yang bermanfaat bagi pengunjung. Upayakan memposting secara teratur. Anggaplah kegiatan itu ya seperti membersihkan atau mendandani rumah Anda setiap harinya. Pasti kalau rumah Anda bersih dan rapi, banyak yang mau berkunjung ke rumah Anda.

Dukung dengan promosi offline
Anda tahu, tidak semua orang dapat mengakses internet. Beberapa bagian masyarakat bahkan masih buta sama sekali. Karena itu mereka harus diberitahu tentang produk Anda secara offline. Promosi melalui internet memang sangat efektif, tapi perlu didukung dengan promosi offline. Ini penting dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang belum menggunakan internet. Gunakan promosi ini untuk menggiring massarakat mengunjungi website Anda.

Ketiga cara di atas harus Anda lakukan terlebih dahulu secara konsisten. Cara yang lain akan saya beritahukan berikutnya. Yang jelas, dengan memanfaatkan internet keuntungan melimpah sangat mungkin Anda dapat. Lakukan dan rasakan manfaatnya.

Modal mepet tapi mau bisnis?? mana bisa?

Jalan sukses untuk anda yang ingin berbisnis dengan modal sedikit.
“Bisnis itu butuh modal (uang)”, “pantesan dia itu kaya, wong warisannya segudang”, “jadi tukang ojek aja butuh modal”, “mau ke toilet aja sekarang bayar”
Sering bahkan teramat sering saya mendengar kalimat “sampah” seperti itu. Saya bilang SAMPAH karena begitu mendengar kalimat tersebut, langsung saya buang jauh-jauh dari otak saya. Berbahaya kalau banyak menyimpan kalimat itu di otak kita.
Selama Anda mempunyai pikiran itu di otak Anda, Anda tidak akan sukses selamanya. Saya tidak menyumpahi Anda, tapi itulah akar masalah utama mengapa bisnis Anda mandeg.

Negative Thingking.“Ada banyak jalan menuju roma” orang bijak bilang, banyak jalan menuju sukses. Sukses adalah hak serta kewajiban Anda. Carilah jalan sukses Anda. Modal uang tidak ada, coba cari pada diri Anda, apa saja yang bisa dijadikan modal. Kemudian carilah kebutuhan orang yang pas dengan kondisi Anda saat ini. Atau kalau Anda berani, ciptakan kebutuhan, ciptakan pasar.
Jika masih mampet juga, ada baiknya Anda membaca terus artikel ini. Coba kita susuri bisnis apa yang bisa jalan tanpa modal uang (banyak).

Makelar, “ufff… profesinya gak gwe bgt“. Bagi sebagian orang profesi ini dipandang sebelah mata. Status sosial masih menjadi penghalang utama. Modal utamanya adalah MULUT yang JUJUR. Broker property, agen asuransi juga termasuk dalam kategori ini loh. Masih ingat cerita Onasis waktu muda?
Jual keahlian, Anda pintar menulis? Pintar memasak? Pinter pemrograman? Punya pengetahuan terhadap sesuatu ilmu? JUALLAH. Pilih media pemasaran Anda, cari pasarnya. Jual, jual dan jual. The best and the cheapest way to sale your knowledege product ya cuma Internet.
Ikut MLM, ini bisa dijadikan alternatif jika anda benar-benar membutuhkan kegiatan yang menghasilkan uang. Tidak lebih dari 100 ribu untuk bisa bergabung di MLM.
Sales door to door, “wah nggak deh, malu kalau ketemu temen“.
Masa depan Andalah yang tentukan, bukan saya, bukan pula orang tua Anda. Bertindaklah sekarang, mulailah bisnis dari apa yang Anda punya. Percayalah, hanya dari bisnis Anda akan menggapai mimpi-mimpi Anda. Bangun dan sudahi mimpinya, Action sekarang juga.

Bisnis internet modal dengkul?

Perlu 3 pilar utama: keberanian, keyakinan, dan keuletan.
SETIAP
orang yang tidak segera memulai bisnis biasanya beralasan karena tiadanya modal uang. Padahal, sering saya sampaikan bahwa untuk berbisnis, modal uang bukan yang utama. Yang menjadi modal utama adalah keberanian, keyakinan, dan keuletan.
Modal uang memang penting. Karena hal itu bisa membantu terlaksananya kegiatan Anda dengan lancar. Terlebih di jaman sekarang yang segalanya membutuhkan uang. Tapi yang perlu diingat, hal itu sekali lagi bukan yang terpenting. Banyak orang yang memiliki uang melimpah, tapi tidak berani untuk membuka usaha. Sebaliknya banyak contoh pengusaha yang bermodalkan dengkul, tapi bisa menjadi sukses dan mendapatkan uang yang jauh lebih besar dibandingkan orang yang lebih merasa “aman” dengan tumpukan uangnya tadi.
Anda pasti pernah mendengar nama Bill Gates? Pemilik Microsoft ini tidak memulai bisnis teknologi informasinya dengan modal milyaran dolar. Tapi cuma dengan ketiga pilar tadi. Mahasiswa dropout dari Universitas Harvard ini memiliki keyakinan bahwa bisnis yang dirintisnya mampu menjadi pesaing IBM. Dia memiliki keberanian untuk berbicara kepada para investor dan meyakinkan mereka agar mau membiayai proyek bisnisnya. Dia memiliki keuletan untuk terus memperjuangkan bisnisnya agar bisa mencapai seperti yang diimpikannya.
Terlebih di bisnis internet yang bahkan Anda bisa memulainya dengan modal NOL rupiah. Banyak fasilitas yang bisa Anda gunakan secara gratis. Meski biasanya yang gratis itu biasanya memiliki banyak keterbatasan. Tapi poin penting yang ingin saya tekankan adalah: bukan modal uang yang utama untuk mengawali bisnis. Tapi modal utamanya adalah keberanian, keyakinan dan keuletan.
Bagaimana menerapkan ketiga pilar tadi dalam bisnis internet?
Ketiga pilar utama ini merupakan modal dasar dalam membangun suatu bisnis. Saya akan jelaskan satu persatu mengenai ketiganya ini kaitannya dengan membangun bisnis internet.

Keberanian
Keberanian yang dimaksudkan adalah keberanian untuk memulai bisnis. Tanpa peduli apakah nantinya gagal atau sukses. Yang penting awalnya Anda berani untuk mulai langkah pertama, langkah kedua, dan langkah-langkah berikutnya. Bukankah berani tidak butuh modal uang? Anda hanya perlu untuk menyatukan tekad dan semangat dalam diri Anda.
Secara praktis hal ini Anda wujudkan dalam bentuk keberanian untuk mulai merancang bisnis internet Anda. Anda hanya perlu kertas dan ballpoint untuk menuliskan blueprint bisnis internet Anda.

Keyakinan
Anda yakin dan percaya kalau bisnis internet yang tengah Anda rintis ini bisa sukses. Keberanian untuk menuliskan buleprint bisnis internet Anda tadi bisa mempertebal keyakinan kesuksesan bisnis internet Anda.
Praktisnya, keyakinan ini bisa Anda wujudkan dalam bentuk ajakan kepada orang-orang di sekitar Anda. Anda utarakan bahwa bisnis internet yang tengah Anda rintis akan mencapai sukses luar biasa. Sehingga bisa menggerakkan mereka untuk mengkuti jejak Anda atau bahkan bergabung dengan Anda.
Contoh kasus misalkan Anda berniat membangun bisnis internet tapi kesulitan untuk akses internet atau tidak memiliki modal uang yang cukup untuk berlangganan internet. Langkah praktisnya Anda bisa temui pemilik warnet dan katakan kalau Anda sedang membangun bisnis internet yang sangat prospektif. Dan coba tawarkan profit sharing dengannya.
Bila Anda betul-betul yakin kalau bisnis internet Anda akan sukses dan mampu menularkan keyakinan tersebut pada pemilik warnet, saya yakin pemilik warnet tersebut tidak akan ragu untuk menyokong usaha Anda. Anda bisa menggunakan warnet itu untuk membangun bisnis internet Anda secara gratis dengan iming-iming profit sharing jika berhasil nantinya.

Keuletan
Sebagai perintis bisnis internet, tentu banyak hal yang perlu Anda siapkan. Tanpa keuletan yang kuat akan sangat sulit bagi bisnis internet untuk bisa maju. Anda harus rela untuk meluangkan waktu dan tenaga untuk membangun bisnis internet Anda. Anda harus rela mengenyampingkan kenyamananan dan kenikmatan sesaat yang banyak menggoda di sekitar Anda. Anda harus berpegang teguh terhadap keyakinan bahwa bisnis internet Anda akan sukses. Dan Anda harus mau membayar kesuksesan itu dengan keuletan pada awalnya. Dengan begitu Anda tidak bakal menyerah sebelum keberhasilan yang Anda yakini tercapai. Ketika Anda menghadapi hambatan dalam bisnis internet Anda, Anda akan terus maju dan bergerak. Terus maju dan bergerak sampai mencapai seperti yang Anda impikan.

Ketika ketiga pilar ini sudah mendarah-daging dalam diri Anda maka saya pastikan kesuksesan bisnis internet Anda hanya soal waktu. Sebab itulah pilar utama bisnis apapun.
Meski demikian, Anda perlu waspada dengan murahnya investasi di bisnis internet. Sebab hal itu bisa membuat Anda tidak sungguh-sungguh dan Anda lebih menganggapnya sebagai bisnis coba-coba. Oleh karena itu penting sejak awal saya tekankan bahwa Anda perlu menancapkan ketiga pilar tadi dalam bisnis internet Anda.

INTERNET! Strategi Berbisnis di Masa Krisis? (2)

Posting sebelumnya sudah kita bicarakan mengenai alasan kenapa kita harus segera berbisnis meski di masa krisis seperti sekarang. Saya katakan bahwa saat ekonomi sulit seperti saat ini justru momentum yang tepat untuk memulai usaha. Anda mungkin masih ragu dan sangsi apa benar yang saya katakan. Tapi kalau melihat kenyataannya Anda akan percaya. Kemarin saya lihat berita di televisi kalau tahun ini investasi asing yang masuk ke Indonesia tertinggi sejak 18 tahun lalu. Apa makna fenomena ini?
Para pebisnis atau pengusaha yang memiliki karakter pantang menyerah dan ulet, pasti enggan untuk berhenti bergerak. Mereka akan terus berusaha untuk mengembangkan modal yang dimilikinya agar tidak mandeg. Ketika situasi di negaranya tidak mendukung, mereka akan mencari lahan lain yang bisa mendukung kemajuan bisnisnya.
Nah, kalau pemodal asing saja bergiat untuk masuk ke dalam negeri, kenapa kita yang merupakan warga negara sendiri tidak memanfaatkan momentum ini. Terlebih kalau Anda menggunakan internet untuk berbisnis. Saya yakin pasti hasilnya akan sangat luar biasa. Akan tumbuh pebisnis-pebisnis internet baru yang akan mengangkat derajat ekonomi bangsa kita.
Lantas bagaimana melakukannya? Ya, pertanyaan itu mungkin yang dari kemarin mengganjal pikiran Anda. Bagaimana untuk membuat perkembangan bisnis melesat di tengah krisis.
Mudah! Ya itu yang ingin saya katakan pada Anda terlebih dulu. Melakukan cara-cara di bawah ini sama sekali tidak sesulit yang Anda kira. Saya punya sedikitnya 2 cara untuk menyiasati situasi bisnis yang tidak menentu untuk membuat perkembangan bisnis Anda terus melesat.

1. Luncurkan produk baru.
Apa tidak gila mengeluarkan produk baru di tengah daya beli masyarakat turun? Dan apa tidak butuh biaya besar untuk melakukannya? Jika itu yang Anda tanyakan, saya akan jawab SAMA SEKALI TIDAK! Meluncurkan produk baru yang bisa memenuhi daya beli masyarakat sekarang justru akan membuat produk Anda melejit. Buat produk yang harganya terjangkau oleh masyarakat banyak. Tentu tanpa mengabaikan standar kualitas yang seharusnya. Dengan begitu, saya jamin produk baru Anda akan diterima oleh masyarakat luas.
“Tetapi mengenalkan produk baru ke masyarakat kan butuh biaya besar?” Dengan internet Anda tidak perlu bingung lagi. Internet mampu menekan biaya promosi Anda sekecil-kecilnya dengan jangkauan langsung tersebar ke seluruh Indonesia bahkan dunia. Dan semuanya bisa Anda atur untuk bekerja secara otomatis. Enak bukan? Kalau sudah begitu, produk baru Anda pasti akan mudah dikenal masyarakat.

2. Perkuat hubungan dengan pelanggan loyal Anda.
Produk yang sukses itu selalu punya pengguna dan konsumen yang loyal dan fanatik. Kalau Anda sudah lama berbisnis, Anda pasti tahu siapa saja mereka. Dan perkuat hubungan dengan mereka. Rangkul mereka dan jadikan mereka sebagai agen-agen penyebar informasi tentang produk-produk Anda. Apalagi kalau mereka adalah orang berpengaruh di lingkungannya. Dengan mereka berbicara kepada masyarakatnya efeknya akan lebih dahsyat dibandingkan poster-poster iklan yang Anda pasang di tembok-tembok.
Sebetulnya ada beberapa cara lainnya. Tapi dengan cukup melakukan dua cara ini saja, saya yakin bisnis Anda akan melesat, meski yang lainnya tengah kembang-kempis.

Pesan saya:
Ketika situasi berubah, maka Anda pun perlu merubah pendekatan Anda agar pendapatan yang Anda terima juga berubah. Selama Anda masih melakukan cara yang sama dalam berbisnis, maka PASTI hasil yang akan Anda dapat juga sama.
Maka sifat kreatif penting tertanam dalam diri seorang pebisnis. Agar bisa menyikapi perubahan situasi secara cerdas. Jangan pernah menyerah. Yakinlah selalu ada kesempatan di tengah kesulitan. Mari berbisnis dari sekarang. Mari mulai berbisnis dengan internet.
Salam HEBAT!

INTERNET! Strategi Berbisnis di Masa Krisis? (1)

Ketika kondisi ekonomi terpuruk seperti saat ini, banyak yang bilang kalau dunia bisnis hancur-hancuran. Daya beli masyarakat yang menurun membuat penjualan ikut menurun, akibatnya stok barang menumpuk, arus modal terhambat, utang jadi bertambah, usaha terancam bangkrut, PHK karyawan menghantui dimana-mana, dan seterusnya.
Situasi ekonomi yang seperti ini membuat banyak orang putus asa dan hilang harapan. Bagi pengusaha yang kemudian usahanya bangkrut, bisa saja malah depresi atau stress. Usaha yang ditekuni selama berpuluh-puluh tahun tutup hanya dalam beberapa bulan. Karena tidak mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang sedang lesu.
Sementara, bagi para calon pengusaha atau pebisnis yang baru akan memulai bisnisnya, kebanyakan akan memilih untuk menahan diri sementara waktu. Sambil terus berharap kondisi ini bisa cepat berlalu agar usaha yang dirancangnya bisa segera berjalan.
Akan tetapi, kalau saya katakan, sebetulnya di saat kondisi ekonomi tidak karuan seperti sekarang, peluang bisnis atau usaha sebetulnya tetap menjanjikan. Anda pasti tidak percaya dan mengatakan saya bercanda. Saya memiliki alasan kuat mengapa berkata seperti ini. Mau tahu alasannya?

Pertama, saya selalu yakin di saat seperti apapun dan dalam situasi seburuk apapun, tetap ada peluang bisnis yang menjanjikan. Ada jenis bisnis yang justru melaju kencang di saat yang lainnya kolaps. Ada usaha yang tingkat demand-nya terus naik ketika yang lainnya sedang turun.
Contoh nyata seperti usaha di bidang percetakan. Menjelang pemilihan umum (pemilu) 2009 nanti, sekarang usaha percetakan hampir semuanya kebanjiran order. Maklum saja, coba hitung berapa jumlah partai peserta pemilu, dan di setiap partai ada berapa banyak jumlah caleg-nya. Mereka semua butuh untuk mempromosikan dirinya. Mereka semua butuh melakukan personal branding agar bisa dikenal dan merebut simpati rakyat. Sebagai upayanya, tanpa segan mereka mencetak brosur, spanduk, baliho, dan kaos yang disebar di jalan-jalan dan dibagikan ke pendukungnya.
Coba saja hitung berapa potensi ekonomi yang ada di sana. Misalkan saja setiap caleg bermodalkan seminim-minimnya Rp 10 juta, kalau ada 100 ribu caleg (dari tingkat pusat sampai kabupaten) se-Indonesia, maka uang yang berputar untuk percetakan bagi caleg saja Rp 1 triliun. Besar kan uang yang berputar di sana? Itu baru untuk promosi caleg saja, belum untuk yang lainnya seperti kertas surat suara dan kebutuhan lainnya.

Kedua, ketika banyak usaha yang bangkrut, sebetulnya pasarnya tetap tidak “mati”. Hanya mungkin demand-nya saja yang menurun. Dan pasti ketika situasi kembali normal, maka permintaanya akan kembali meningkat.
Maka kalau Anda adalah pebisnis baru dan menunggu sampai situasi normal terlebih dulu untuk mulai usaha, kemungkinan besar Anda akan kalah start. Sebab pebisnis lama yang bangkrut sangat mungkin kembali bermain di bidang tersebut. Dan pasti Anda akan kalah pengalaman, jaringan, dan lainnya. Maka saran terbaik saya adalah mulailah dari masa krisis agar Anda bisa segera mengisi pasar yang ditinggalkan oleh pebisnis-pebisnis lama itu. Dengan begitu, ketika kondisi ekonomi pulih, bisnis Anda sudah dikenal dan melangkah jauh dibanding pebisnis yang baru mulai.
Banyak contoh membuktikan kalau tidak sedikit pebisnis sukses justru memulainya saat krisis ekonomi. Sebagai contoh Anda kenal perusahaan Nestle? Henry Nestle, pendirinya, juga memulai bisnisnya ketika negaranya tengah dilanda krisis ekonomi berkepanjangan. Rakyat di negaranya yang tengah kesulitan mendapatkan makanan untuk bayi, dijawab oleh Nestle yang seorang Ahli Kimia dengan membuat makanan bayi yang bergizi. Dan sejak itu pula usahanya mampu menjadi market leader dan berkembang ke seluruh dunia.

Nah, begitulah alasan saya. Saya selalu yakin bisnis itu tidak akan pernah mati, kapanpun dan di manapun. Asal kita bisa melihat peluangnya!
Apalagi kalau Anda menggunakan internet sebagai penyokong usaha Anda. Internet adalah tenaga promosi terampuh. Internet telah membuat bisnis-bisnis yang kita geluti dikenal luas ke seluruh dunia. Dan bisa diakses kapanpun, siapa saja ingin mengetahuinya. Dan yang tak kalah penting, biayanya tak harus sebesar yang dikeluarkan para caleg tadi. Mari mulai manfaatkan internet untuk bisnis dan kepentingan kita.